Kamis, 16 Desember 2010

INOVASI KADER, SO RW 08 BABAT JERAWAT BE BEST OF THE BEST SBB 2010

A. INOVASI SAAT INI
       Reduksi air wudlu di mushollah Darul Abror ertenam telah sempurna,  reuse dan recycle air limbah wudlu tanpa menggunakan listrik sama sekali dengan menggunakan hukum PASCAL, air yang disedot dari tandon bawah tanah menuju penampungan berupa tangki yang hampa udara kiemudian tegangan input tersebut diteruskan kesegala arah oleh air dengan tekanan persatuan luas sama besar. Keluaran air dari ruang hampa diteruskan ke filter air yaitu berupa tabung SATU yang berfungsi menghilangkan bau dan zat kimia lainnya, sehingga aroma air menjadi alami seperti air pegunungan. Kemudian keluaran dari tabung SAND SILICA dilanjutkan ke proses filter berikutnya yang berfungsi nmenjernihkan air yaitu TABUNG KEDUA.

B. INOVASI YANG AKAN DATANG

       Realisasi inovasi generasi pertama memacu sang green heroes candidate, bersama 54 kader akan mendesain penghematan energi khususnya BBM dan LISTRIK, yaitu pemanfaatan sampah organik sebagai pembangkit listrik rumah tangga dan secara simultan akan berfungsi sebagai Bahan Bakar Alternatif pengganti elpiji atau blue gas dengan memproduksi sendiri Bio gas teknology, untuk pembangkit listik dan BBM rumah tangga.





Minggu, 12 Desember 2010

INOVASI HEMAT AIR DAN LISTRIK SERTA REDUKSI SAMPAH MENJADI SUGUHAN PADA PENJURIAN 50 BESAR

       Penjurian Babak 50 Besar Surabaya Berbunga 2010 di wilayah RW08 yang diikuti oleh peserta RT4,5,6,dan7 dilaksanakan pada Kamis, tgl. 9 Desember 2010. Kekompakan kader RW08 sangat antusias menyambut kedatangan dewan juri, lagu mengenai lingkungan berwarna hasil arranger kaderdan diselingi lagu khas Suroboyo  dialunkan untuk  menyambutnya. Dewan juri yang terdiri dari Yayasan Semanggi, Tunas Hijau, JawaPos, dinkes, DKP dan juri lainnya mengadakan penilaian secara faktual kondisi di RW08 Kelurahan Babat Jerawat Kecamatan Pakal.
      Begitu sampai ke lokasi dewan juri langsung menyebar sesuai kriteria masing-masing. Para kader memberikan penjelasan dan jawaban atas pertanyaan dewan juri utamanya reduksi sampah telah mendekati 100 %, banyak inovasi pengolahan sampah yang disuguhkan seperti Takakura, Pailkura, Tongkura, Grobakkura dan yang dominan komposter, dengan kondisi ini dewan juri menyaksikan sendiri bak sampah yang kosong dan hanya ditempati sampah explosive/spray, olie, battery bekas dan lainnnya. Hampir seluruh sampah organik terolah dengan baik, sedangkan sampah kering diolah jadi duit dengan glangsingkura dan BANK SAMPAH.
       Inovasi pengolahan limbah terutama air dibuatkan inovasi mulai protipe yang me-reuse air selokan untuk menyiram tanaman, daur ulang dan penyulingan air wudlu dengan HUKUM PASCAL dalam inovasi baru ini ditampilkan visi dan misi RW08 yaitu mengolah alam yang berbunga, reduksi sampah target total 100%, inovasi teknologi tepat guna berupa reuse air wudlu tanpa menggunakan listrik, inovasi kedepan pengolahan sampah menjadi bahan bakar dan sumber energi alternatif.  

Kamis, 09 Desember 2010

TAMAN CERIA



TAMAN CERIA, sebuah sudut taman yang Cantik, Elok, Rindang, Indah nan Anggun, motto ini sunggu dapat menyatukan visi dan misi to bulit our environment, 54 kader lingkungan kami. Motto ini dikejawantahkan dalam misi yaitu mengembangkan suatu lingkungan yang religius, melek teknologi dan science serta lingkungan berwarna yang kaya akan oksigen (O2). Visinya yaitu menjadikan Surabaya.Berbunga sebagai moment untuk semakin mengukuhkannya dalam budaya hidup sehari-hari, mulai dari balita hingga dewasa. 
KAMPUNG KAYA OKSIGEN (O2), BEBAS DARI SAMPAH KERING/BASAH, MANTIK, BERSIH DAN BERBUNGA, slogan CERIA menginspirasi warga menjadi wilayah yang kaya oksigen sehingga akan banyak menghasilkan generasi masa depan yang lebih berprestasi disegala bidang kehidupan.
TERCIPTANYA TAMAN TERPADU DI RT04, RT05 DAN RT07, Taman CERIA menjadi taman yang serasi bersama taman berbunga diwilayah RT05, yang terhampar melintang sepanjang jalan membuat lebih nyaman pengendara yang lalu lalang diwilayah RW08. Kampung RW08 menjadi kampung beraneka warna, aromanya menjadi filter secara kimiawi terhadap keberadaan LPA Benowo.   
  

TETESAN KERINGAT TERAKHIR MENYONGSONG BABAK FINAL 50 BESAR


       Menyonsong penjurian Babak Final 50 Besar, dengan penuh semangat 54 kader melakukan pembenahan akhir utamanya diarea mushollah Darul Abror ertenam merupakan centra inovasi teknologi tepat guna "save energy" listrik dan air. Teknologi ini menggunakan Hukum PASCAL, yang berbunyi gaya/tekanan yang persatuan luas yang terjadi dalam ruang hampa udara akan diteruskan oleh air kesegala arah dengan gaya/tekanan yang sama besarnya. Inovasi ini dilengkapi dengan penyulingan yang menggunakan sand silica yang berfungsi untuk menghilangkan warna dan bau kemudian diteruskan ke penyulingan kedua yang menggunakan sand carbon untuk menjernihkan air, sehingga hasilnya dapat digunakan untuk mencuci pakaian atau sepeda motor. 
      Disamping melakukan sentuhan akhir juga dilakukan pembersihan selokan agar terbebas dari limbah, sampah serta kuman dan jentik.
Gerakan lain yang menguras keringat warga adalah iklan kayanan masyarakat dengan kanvas paving yaitu moment Surabaya Berbunga 2010, SAVE ENERGY, dan SATU JIWA SATU POHON. Semua gerakan ini untuk menyapaikan pesan pada masyarakat betapa pentingnya kampung berbunga, hemat energi yang terbatas jumlahnya, dan melaksanakan anjuran Bapak Presiden bahwa Banyak Pohon Banyak Rejeki melalui gerakan satu jiwa satu pohon.


Senin, 29 November 2010

WAWANCARA EKSLUSIF : DENGAN MBAH ADAM PEDAGANG KEMBANG KELILING

       Mbah Adam adalah seorang warga yang patut ditiru, bekas pejuang saat Republik dirongrong oleh penjajah, Semangat Bung Tomo mengalir dalam darahnya untuk ikut mempertahankan Suroboyo dari rongrongan NICA yang ingin menguasai Suroboyo kembali walaupun hanya dengan bambu runcing. Dulu berjuang, diera reformasi saat ini,  semangat dan kemandiriannya tak pernah pudar walaupun usia terus bertambah mbah Adam berubah menjadi pejuang lingkungan.
       Profesi sebagai pedagang kembang keliling sekaligus melayani jasa perawatan bunga dan buah di seluruh perumahan Pondok Benowo Indah. Redaktur situs blog ini mewawancara secara ekslusif dengan topik "peluang RT06 dan team dalam RW08 untuk menjadi juara lomba Surabaya Berbunga 2010, berikut petikan wawancara sbb. :

Redaktur : "Menurut mbah Adam, bagaimana peluang RT06 untuk menjadi juara kompetisi Surabaya Berbunga 2010 ?" yang dihelat oleh PEMKOT bekerja sama dengan EMCO dan HONDA "One Heart".
Mbah Adam : " Melihat semangatnya setiap saya berkeliling menjajakan bunga selalu ada saja kerja membenahi lingkungan disini, seperti membersihkan selokan, jalan dan rumah. Kemudian pembenihan dan penanaman serta penataan kembang. Juga pengecatan bermisasi sudah menjadi lebih cantik dan indah".
Redaktur     :  "Bagaimana yang anda lihat mengenai budaya bersih mulai usia anak hingga dewasa di RT06?.
Mbah Adam : " Saya saksikan sendiri lingkungan tidak pernah kotor, terbebas dari sampah, anak-anak, remaja hingga dewasa selalu hidup dan berbudaya bersih". Anak-anak kantongi bekas permen, Bapak-Bapak tidak membuang puntung rokok sembarangan dan itu lagi ibu-ibu tidak malu membawa glangsing untuk memungut sampah kering dan mengolah komposter.
 Redaktur : "Mbah Dam selamat jalan semoga dagangannya cepat habis, oh ya jangan lupa jenis warna bunga yang banyak variasinya ? Agar kampoengnya semakin berwarna warni !?.
Mbah Adam : " Ya Pak Haji, Assalamu'alaikum......."
Redaktur :  " Wa'alikumussalam.......".

                 

HUKUM PASCAL DITERAPKAN OLEH KADER DAN SANG TAKMIR

Dalam rangka mendukung gerakan SAVE ENERGY atau gerakan hemat air dan listrik, Sang Ketua Takmir melihat betapa banyak air yang terbuang bekas wudhu di bermilyard mesjid di seantero belahan dunia termasuk di Indonesia yang terdapat jutaan mesjid sebagai sarana beribadah bagi umat muslim.Seiring dengan gerakan pemerintah untuk menghemat listrik dan air, maka dengan dibantu oleh kader seperti Pak Hengky, Pak Gatot, Pak Syaiful Fauji, Pak RT, dan semua warga ertenam, aplikasi fisika terapan dalam teknolgi tepat guna maka didesain karya  daur ulang air wudlu yang dilengkapi dengan pembibitan ikan  tanpa mengunakan listrik. Semula aplikasi ini sempat gagal selama 2 hari tetapi berkat kekompakan kader maka kendala dapat diatasi terciptalah reuse air limbah ini.
       Teknologi terapan ini terus disempurnakan dan air limbah dimanfaatkan untuk menyiram tanaman buah dan bunga yang bernuansa bukit bukit kecil yang ditumbuhi tanaman yang tertata apik baik dari segi tata warna maupun layout, dimensi danbentuk tanaman.

        Terus dikaji kedepan selain penghematan listrik, terus dilakukan peningkatan desain dan teknologinya output air yang dihasilkan menjadi bening dengan kualitas yang memenuhi standart higienes kesehatan dan syariat secara islam untuk digunakan wudlu kembali. Dibawah ini terlihat bunga warna warni yang mendapat siraman dari air hasil daur ulang air wudlu.

Jumat, 26 November 2010

LARUT MALAM DAN DINGINNYA ANGIN MALAM, MEMACU INOVASI MENUJU JUARA

             Hingga larut malam, dan dinginnya angin malam tidak menghalangi semangat warga ertenam untuk untuk treus berkreasi, improvisasi dan inovasi dalam menghadapi penjurian 50 besar atau 48 RW se Surabaya.Penjurian siluman tidak dapat dihindari karena tersirat target dari panitia Surabaya Berbunga 2010 bahwa juara sejati harus jujur dan faktual kondisi lingkungannya.



Goresan on paving dari seniman warga ertenam, menyampaikan pesan lewat goresan kuas ke paving dengan tema "Gerakan Satu Jiwa Satu Pohon". Gerakan satu jiwa satu pohon akan mengatasi global warning yang disebabkan oleh adanya lubang yang merekah diatmosfer bumi sehingga sinar UV matahari langsung menembus bumi yang disebut efek rumah kaca. Efek rumah kaca antara lain kacaunya iklim salah satunya di Indonesia dan hampir seluruh penjuru dunia, bencana alam silih berganti bahkan dunia menangis melihat letusan Merapi, Gempa Tsunami dan terakhir gempa dan banjir di Haiti. Generasi baru kita akan menghirup OKSIGEN (O2) berlebih dan efek rumah kaca akan turun karena seluruh penjuru dunia hijau dan sejuk melalui lomba Surabaya Berbunga 2010.. 


Rabu, 02 Desember 2009

INOVASI MENYAMBUT "SURABAYA BERBUNGA 2010"


A. INOVASI YANG DIPERTAHANKAN DAN TERUS DIKEMBANGKAN

B. INOVASI BARU ADALAH :
        1. BUDIDAYA DAN PEPMBIBITAN MELATI
            DAN EUPHORBIA
        2. BUDIDAYA BUAH NAGA
        3. RECYCLE AIR WUDLU DI MUSHOLLA "DARUL ABROR" ERTENAM
        4. DAN INOVASI LAIN, AKAN DISUGUHKAN
            KE DEWAN JURI
            (GO TO THE WINNER 2010) 

KAMPOENG MELATI, MASKED BAU LPA BENOWO, TAMPIL DI LAYAR AREKTV

To Be Best Of The Best


Warga Nonton Layar Lebar

Acara " Profile RT06/RW08, Bunga Melati Filter LPA Benowo"  

Tua, muda berkumpul sambil berdo'a agar menjadi Best Of The Best 2009"

CHANNEL 48 UHF
ACARA : DIMENSI
PUKUL : 18:00 S/D 18:30 WIB


NARATOR :
             BERBEKAL SEMANGAT MEMBUAT "GREEN&CLEAN" KAMPOENG RT06/RW08, DENGAN BELAJAR KARAKTER YANG MENDALAM TERHADAP SEMERBAK BUNGA MELATI, MAKA BAU SAMPAH YANG MENYENGAT KADANGKALA MENGHAMPIRI KAMPOENG, MAKA SEMUA WARGA SECARA SENANG HATI MEMBUDIDAYAKAN BUNGA MELATI.
             KESABARAN DAN KETEKUNANNYA WARGA, DIDENGAR OLEH PRODUSER ACARA DIMENSI, AREK TV......TV..NE AREK SUROBOYO..... SEMAKIN MONCER, MAKA TELAH DILAKUKAN PENGAMBILAN GAMBAR PADA HARI SABTU TGL 28 NOPEMBER 2009. BANYAK WARGA YANG NYELETUK GENIT, INILAH HIKMAH DAN BAROKAH, KOMPETISI SURABAYA BERBUNGA, MEMBAWANYA MENJADI SELEBRITY ASAL SUROBOYO, OH IYA DEKAT SAMPAH TERNYATA BANYAK SELEBRITINYA. SEMOGA KERINGAT MEREKA MEMBAWANYA MENJADI BEST OF THE BEST DENGAN SEGALA INOVASINYA AMIIN 3X.

Kamis, 19 November 2009

Karang Taruna dan Kader Tunas Hijau Surabaya, Semakin Bergairah,





        Karang Taruna tak mau ketinggalan ikut kerjabakti mengecat bermisasi, setelah belajar untuk persiapan sekolah besok mereka tak mau ketinggalan ikut turun tangan, oh iya juri 100 Besar kan akan segera hadir. Rio beerani berkeringat untuk mendukung RT06 menjadi juara.
        RT06 juga mempunyai kader kecil yang sudah didaulat sebagai finalis kader lingkungan tahun 2009, Kiki akan belajar giat untuk menjadi juara berikutnya dan mengaplikasikan ilmu yang didapat dari  kegiatan TUNAS HIJAU, tentunya mensupport teman-temannya menjadi kader lingkungan yang handal.  

Senin, 26 Oktober 2009

TAMAN BACA "CERIA", SARANA MENIMBA ILMU BERTANAM

 Jauh hari sebelum gendrang kompetisi Green and Clean Surabaya Berbunga 2009, anak-anak karang Taruna RT06 sudah memiliki taman baca yang merupakan gerbang menuju warga yang smart dan berpikiran mendunia. Melalui celah sederhana di taman baca "CERIA" atau cantik, elok, rindang, Indah dan Asri anak-anak usia dini, remaja hingg dewasa memanfaatkan taman baca untuk menimba ilmu.
       Kedepan, Karang Taruna RT 06 akan mengajukan ke PEMKOT agar koleksi bukunya diberi bantuan agar dapat balance dengan jumlah penduduk di Pondok Benowo Indah. Kedepan juga akan mengajukan bantuan fasilitas WIFI ZONE ke Pak Menteri Muhammad Nuh, beliau sebagai perintis melek internet dan saat ini mengemban menteri Pendidikan Nasional di kabinet Indonesia Bersatu Jilid-II.
       Bu mantik, kader lingkungan, pengurus RT dan PKK, anak dan remaja berbondong-bondong meminjam buku cara berteknologi cocok tanam yang benar sehingga target pemenangan Green and Clean Surabaya 2009 diraiohnya. Berkat Taman Baca ini saat ini hasil pupuk komposter melimpah untuk memupuk tanaman, hasil hasta karya menjadi jawara di wilayahnya, bahkan secara mengejutkan di penghelatan Green and Clean tingkat RW menumbangkan dua jawara sekaligus yaitu RT05/RW06 runner up green and clean 2008 sekodya dan RT01/RW08 juara Green and Clean Surabaya Barat.

Rabu, 21 Oktober 2009

Sosialisasi, menuju Juara Kompetesi Surabaya Berbunga 2009

Semua warga, tua muda serta anak-anak berkumpul di gang yang hijau, kompetesi saat ini melibatkan RW dan pak Lurah agar lebih aktif, sehingga untuk urusan presentasi menghadapi dewan juri mereka yang menyiapkannya. Oleh sebab itu menyiapkan proposalnya dan terus melakukan sosialisasi agar mendapatkan hasil sbb. :
1. Meningkatkan cinta pada tanaman berbunga.
2. Meningkatkan hasil komposter.
3. Menjaga proses pemeliharaan tanaman.
4. Menjaga lingkungan yang bersih, hijau dan berbunga.
 Pak RT dan wakilnya membantu penuh team pemenagan RT06/RW08, mengenai cara membuat komposter yang benar sehingga hasilnya sempurna dan melimpah. Setelah komposter menghasilkan dimanfaatkan untuk memupuk tanaman agar tetap segar berseri.
       Dalam sosialisasi ini semua warga mendengarkan secara seksama cara menciptakan suatu tatanan RT yang mencintai bunga dan menjadikannya sebagai culture of their life. Karang Taruna, beserta lapisan masyarakat lainnya bahu-membahu agar budaya menciptakan Surabaya sebagai kota berbunga tumbuh dari lubuk hati setiap warga, tidak ada keterpaksaan sehingga lingkungan CERIA (cantik, Elok, Rindang, Indah dan Asri )  tercipta selamanya atau merupakan bagian dari hidup warga.

Panen Raya 15 pailkura hasil inovasi RT06/RW08 PBI Surabaya

       Panen raya sampah dilakukan oleh anak-anak beserta Bapak-Bapaknya, kesadaran mengolah sampah mulai tertanam sejak usia dini. PAILKURA, hasil kreasi sendiri ketua team dan pak RT, mempunyai proses pengolahan sampah yang lebih cepat dari takakura, inovasi yang diciptakan terletak pada bagian "temperature blocking" yang telah dibuat lebih solid sehingga temperatur bagian dalam dari pailkura lebih dari 60 derajat.
      Hasil panen raya sangat memuaskan setiap pailkura dapat menghasilkan kompos dengan jumlah hari yang lebih pendek dari metode tatakura. Panen yang melimpah segera digunakan untuk memupuk tanaman berbunga, untuk menyongsong penyambutan dewan juri dalam best of the best.
       
              Bahkan ketua team pemenangan Wak Kaji akan segera mematenkan hasil modifikasi yang merupakan salah satu smart solution dalam mengatasi problematika sampah dikota metropolis ini. Saat ini Wak Kaji bersama team lagi mencari sponsorsip untuk membuat peralatan pendukung dari proses awal hingga akhir.
      Kelihatan seorang Tia yang jelita sedang memupuk tanaman dengan menggunakan pupuk kompos hasil panen raya.

Kamis, 15 Oktober 2009

ANAKKOE BERBUDAYA HIDUP BERSIH, BERBUAH PIALA LINGKUNGAN




Budaya hidup bersih dilingkungan kami telah menyentuh semua lapisan atau semua kategori umur mulai anak-anak, remaja hingga Bapak dan Ibunya.
       Anak Ais telah menjadikan kembang sebagai bagian dari kehidupannya, tanpa harus kehilangan masa indah sebagai seorang anak yang sedang memodifikasi mainan tamiya untuk mengikuti race berikutnya. Dia duduk berdampingan dengan bunga-bunga yang mengeluarkan oksigen (O2) yang terhirup hingga alveolusnya untuk bertukar dengan Karbon dioksida (CO2) yang akan terus mengalir keseluruh tubuh melalui darah.
       Didepan pos RT06, Anak Darto yang kebetulan lahir pada hari Rebo tgl. 28 Juli 1999 jam 08:00, sedangkan adik Ais lahir jam 10:00 WIB. Dia bangga berjajar mejeng bersama piala bergilir jawara kompetisi green and clean, komposter, dan budaya hidup bersih se-RW08 tahun 2009, RT 06 mengalahkan dua jawara kompetisi sekaligus yaitu RT05 5 besar grean and clean 2008 dan RT 01 jawara Surabaya Barat.
       Saat ini semua anak-anak di lingkungan RT06 mencoba mengikuti kompetisi Surabaya Berbunga 2009, saat ini anak-anak ikut berkarya dan menjaga lingkungan yang apik yang hampir semua sudut bertaburan bunga euphorbia dan melati sebagai ikon. Doa mereka adalah semoga paru-parunya menjadi sehat, bersyukur kalau jadi jawara oh iya kenapa tidak kan sudah jawara diatas jawara, sekarang tergantunng warganya satu visi dan misi tidak, satu pikiran tidak untuk lingkungannya.

Surabaya Berbunga 09, RT06 team, lebih dekat dengan sosok yang ramah


       Menyikapi kompetisi Green and Clean 2009 atau Surabaya Berbunga, the real  and great team menyimak dengan seksama pengarahan yang diberikan oleh Bapak Budi Pramono Lurah Babat Jerawat.
       Untuk lebih mendekatkan diri dengan pak Lurah yang baru menjabat beberapa bulan di Babat Jerawat, mari kita simak biodatanya sebagai berikut :

BUDI PRAMONO
Jabatan Lurah Babat Jerawat
Terlahir di Lamongan, tgl. 15 Desember 1957
Alamat : Jl. Simokerto, I/24 Surabaya dan Jl. Sunan Giri 51 Lamongan
            
RIWAYAT PEKERJAAN
1978-1990 : pegawai honorer, di kelurahan Tambak Sari, Surabaya.
1990-1999 : pegawai staff, di Pembantu Walikota Surabaya Pusat.
1999-2001 : pegawai staff pada DALOP, Dinas Perhubungan PEMKOT Surabaya.
2001-2002 : staff pengadaan, Dinas Kependudukan PEMKOT Surabaya.
2002-2007 : Kasi Pembangunan, Kelurahan Romokalisari, Kec. Benowo.
2007-2009 : Sekretaris Kelurahan Perak Timur, Kec. Pabean Cantikan.
2009-skrg  : Lurah Babat Jerawat, Kec. Pakal.

BUAH HATI
1. Denis Pangestuti, ST.
2. Diah Ayu Pramawati
3. Arfian Bayu Prasetyo    

Rabu, 07 Oktober 2009

SAMPAH KERING JADI DUIT, HASTAKARYANYA JADI JAWARA

       Semboyan 3R yang merupakan kependekan dari Reuse, Recycle dan Reproduction sangat melekat disetiap benak warga RTo6/RW08. Aplikasi pertama dari semboyan 3R ini adalah sebagai berikut :

Reuse, tindakan warga untuk menggunakan kembali sampah kering yang masih layak untuk digunakan kembali jika ada kerusakan atau cacat kecil diperbaiki kemudian digunakan kembali.

Recycle, tindakan warga untuk memanfaatkan kembali dengan mengalih fungsinya dalam bentuk karya lain yang lebih bermanfaat tanpa merubah bentuk aslinya.

Reproduction, tindakan warga untuk memanfaatkan kembali sampah sebagai bahan mentah menjadi sebuah barang baru yang lebih bermanfaat contohnya mengolah buah rosela menjadi sirup, mengolah pupus pohon asam menjadi sinom.

      Kader lingkungan atau dijuluki  "team CERIA", Ibu-ibu yang berjumlah 13 orang ini menganjurkan untuk memilah sampah kering menjadi 2 kategori sebagai berikut :
Sampah bekas non 3R,
Sampah jenis ini langsung dijual ke pengepul sampah, uang hasil penjualan dikelola untuk dibelikan abate, pupuk dan buku-buku tettang komposter dan bunga yang ditata apik di taman baca karang taruna.
Sampah 3R,
Keterampilan yang didasari kesabaran menghasilkan karya-karya yang unggul, bahkan beberapa jenis karya seperti gambar dalam tulisan ini telah meraih juara tingkat RW. Kedepan karya-karya ini selain menjadi acuan pengembangan hasta karya dilingkungan akan dikembangkan menjadi jujukan wisata hastakarya lokal, nasional maupun internasinal.
      








Tas Gelansing desain warga jadi alat pemungut sampah kering
        Untuk memungut dan mengumpulkan sampah kering warga mendesain tas yang terbuat dari gelangsing bekas kemudian dikumpulkan untuk dijahit, ongkos jahitnya hanya Rp. 1000,- dibayar tunai.
         Setiap rumah tangga (KK) saat ini berjumlah 76 KK mempunyai sebuah tas indah dan penuh manfaat ini. Hasil penjualan akan dibukukan oleh ibu-ibu dasawisma. Hasil penjualan sampah antara lain dimanfaatkan untuk berbagai keperluan sebagai berikut :
         1. Pembelian pupuk dan buku-buku mengenai cara bercocok tanam bunga dan
             cara merawatnya.
         2. Pembelian bubuk abate, pembunuh jentik-jentik.
         3. Pembelian tanaman hias dan penghijauan.
         4. Dan lain-lain.